SHOWBIZ

Me Before You

“Loving can hurt, sometimes. But, loving can heal, loving can find your soul. It can make you smile, it can make you cry, that’s the thrill we love from love.” 

Untuk membantu keuangan keluarganya Louisa “Lou” Clark (Emilia Clarke) menerima pekerjaan menjadi perawat bagi pria bernama Will Traynor (Sam Claflin). Will merupakan mantan banker yang kini hampir seluruh tubuhnya telah lumpuh setelah mengalami kecelakaan sehingga harus menggunakan kursi roda. Meskipun awalnya canggung perlahan mulai terjalin persahabatan di antara Will dan Lou. Will punya waktu enam bulan sebelum berangkat bersama orangtuanya ke Swiss untuk melakukan euthanasia. Lou mengetahui hal tersebut dan berencana untuk membuat agar Will mengubah keputusannya tersebut, salah satunya dengan menunjukkan pada Will bahwa kehidupan ini indah. Kekuatan cinta akan membuktikannya. 🙂

Berdasarkan romantic novel dengan judul yang sama karya Jojo Moyes, Me Before You merupakan sebuah romantic drama yang berani, yang berusaha mamainkan emosi. Cara mainnya tidak jauh berbeda dengan drama romance dengan dasar masalah serupa, dipenuhi dua karakter utama, tapi yang membuat Me Before You selamat dari berbagai “penyakit” klasik genre ini meskipun di sisi lain ia juga tidak terasa luar biasa adalah karakter dan cerita punya pesona yang menarik, Me Before You memiliki thrill dari kisah romance yang terasa menarik di balik konflik standar yang ia punya.

Lou so cute

Kelebihan tadi semakin kuat karena di dibuat dalam fitur layar lebarnya ini cukup mampu menangani subjek dan cerita dengan baik. Cerita Me Before You punya dua buah sisi, ia merupakan roman di mana persahabatan berubah jadi cinta, di sisi lain ini juga tampak seperti studi pada situasi emosi manusia apalagi ada sebuah isu tentang hidup di dalamnya. Memiliki sisi gelap dan sisi terang Me Before You berhasil menyeimbangkan keduanya dengan cukup baik, menampilkan beberapa isu berat tapi tidak membuat kesan dark yang berlebihan karena ada hal-hal ceria di sampingnya, walaupun beberapa isu sensitive memang terkesan kurang dieksplorasi. Meskipun tidak sepenuhnya yakin bagaimana ia akan berakhir kita tahu kemana film ini akan berjalan, dan nafas optimis yang digunakan di hampir 70% durasi menghasilkan dampak positif karena waktu tersebut digunakan untuk mengamati interaksi antara Will dan Lou, hal terbaik dari film ini.

Me Before You tidak pernah jatuh menjadi drama romance yang membosankan karena ia punya interaksi menarik di antara dua karakter utamanya. Klasik tapi ringan, interaksi Will & Lou tidak pernah terasa “excessive,” berbagi kesedihan dan harapan memperkuat ikatan di antara mereka. Hasilnya ini seperti menyaksikan proses naik dan turun dari kisah cinta yang mencoba untuk mekar, fokus cerita kuat pada bagaimana emosi bermain di antara mereka meskipun beberapa subplot juga perlahan muncul. Kisah di antara mereka seperti bernafas bebas, you can feel, perasaan cinta perlahan tumbuh semakin besar, hubungan mereka terasa mudah dipercaya  dan alami. Itu juga berkat kinerja yang oke dari Emilia Clarke dan Sam Claflin, Sam Claflin mampu merebut dan menjaga simpati penonton terhadap Will, sedangkan Emilia Clarke menyuntikkan kegembiraan pada Lou sehingga kita dapat merasakan sikap optimis seoang gadis.

Will’s smile make me melted.

Me Before You adalah drama romance  tidak sempurna. Walaupun punya alur cerita yang terasa lancar di beberapa bagian Me Before You terasa kurang “matang”, cerita kurang stabil, dan tidak semua upaya membuat cerita ringan sejenak bekerja dengan baik. Tapi berkat kinerja dan chemistry dua lead-nya yang terasa kuat film ini sedikit dramatisasi agar tidak berlebihan sehingga proses mencari tahu isi hati dari dua karakter terasa menarik untuk diikuti. Kisah yang mengangkat ide “the power of love” seperti ini selalu mudah jatuh menjadi kemasan yang annoying, namun Me Before You berhasil menjadi pertunjukkan yang mebuatku tersentuh menontonnya. Selain itu membuatku sedikit merasa lebih baik, karena motivasi dari Will yang sakit seerti itu rasanya tidak musatahil untuk bisa hidup bebas dan bahagia. :’)

This slideshow requires JavaScript.

8/ 10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s